Yang Kamu Temukan ketika Mencari Obat Covid di Chatbot Whatsapp-Mafindo

JAKARTA – Whatsapp meluncurkan versi terbaru chatbot pengecek fakta hasil kerjasama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), guna membantu upaya memerangi hoaks.

Setiap pengguna whatsapp bisa mencari berbagai informasi dengan mengetikkan kata tertentu di kolom chat kepada chatbot. Tentunya, setelah nomor chatbot +62-859-2160-0500 ditambahkan sebagai kontak.

Informasi yang tersedia, sejauh pantauan GoNews.co hingga Sabtu (21/11/2020) merupakan kurasi dari artikel kontra hoaks dari media-media pers arus utama, baik dalam maupun luar negeri.

Pencarian kata kunci ‘obat covid’ pada Sabtu, menghasilkan 5 buah artikel. Pertama, informasi salah mengenai Ivermectin obat covid-19. Kedua, informasi salah mengenai video ‘Obat Covid-19 telah Ditemukan dan Siap Disebarkan ke Seluruh Indonesia’.

Ketiga, informasi salah mengenai konsumsi telur rebus saat tengah malam dapat menangkal covid-19. Keempat, informasi salah mengenai air kelapa muda, jeruk nipis, dan garam sebagai obat covid-19. Dan kelima, informasi salah mengenai obat Avigan yang dipesan presiden Jokowi adalah obat pembunuh janin.

Mengutip lembar presentasi Badan Lengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang disampaikan dalam rapat dengan DPR RI, Selasa (17/11/2020) lalu, Avigan adalah nama obat produksi dari Fujifilm Toyoma Jepang dengan pemegang EUA/Emergency Use Authorization atau izin penggunaan daruratnya adalah PT Beta Pharmacon. Obat ini masuk jenis Pavipiravir yang dizinkan penggunaannya oleh BPOM sebagai obat Covid-19.

Dari 5 artikel hasil pencarian kata kunci ‘obat covid’ itu, tak muncul nama obat Oseltamivir. Tapi pencarian kata kunci Oseltamivir di chatbot tersebut menghasilkan 2 artikel, pada hari sebelumnya.

Pertama, informasi salah mengenai info dari pasien yang sudah sembuh dari RS Persahabatan. Artikel ini tak didapati memuat tentang Oseltamivir.

Artikel kedua, informasi salah mengenai Thailand berhasil sembuhkan pasien virus corona dengan ganja. Dalam artikel ini tertulis; “Berdasarkan berita-berita tersebut (sebelumnya disebut beberapa judul pemberitaan dalam dan luar negeri, red) para dokter di Thailand berupaya mengobati salah satu pasien yang positif terinfeksi virus Corona Wuhan dengan kombinasi obat antiflu, oseltamivir, serta obat anti-HIV, lopinavir dan ritonavir. Menurut dokter, 48 jam setelah diberi obat-obat itu, pasien tersebut dinyatakan negatif dari virus Corona,”.

Artikel di chatbot itu menjelaskan tidak ada kandungan ganja dalam kandungan obat-obat yang digunakan itu.***


Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/yang-kamu-temukan-ketika-mencari-obat-covid-di-chatbot-whatsappmafindo.html
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...