Terkuak Dibalik Skenario Busuk Lengsernya Annas Ma'amun

Share

PEKANBARU, datariau.com – Akhirnya terkuak rencana sejumlah oknum, pasca lengsernya mantan Gubernur Riau Annas Ma'amun tertangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail, melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ke Polda Metro Jaya.

Zaini Ismail melaporkan melalui kuasa hukumnya, William Albert Zai. Ia melaporkan Prasetyo atas dugaan penggelapan dan penipuan.

Berdasarkan surat laporan polisi, Prasetyo diduga menjanjikan Zaini pada posisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau atau mempertahankan Zaini sebagai Sekda Riau pada 2014.

Perjanjian itu, pasca Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Gubernur Riau Annas Maamun dalam operasi tangkap tangan, Kamis (25/9/2014) silam.

“Jadi gini, Gubernur ditangkap KPK. Kemudian wakilnya jadi gubernur kan'. Nah jadi, wakil gubernur jadi gubernur, dia bermasalah juga. Nah, nanti kalau dia ditangkap KPK, klien kami ini jadi Plt. Karena dia (Prasetyo) mengaku dekat sama Megawati, si Pras itu,” ujar William saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/5/2018).

Kemudian, Zaini ditengarai dengan menyerahkan sejumlah uang senilai Rp3,25 miliar kepada Prasetyo. Dan Zaini dijanjikan akan menjabat sebagai Plt Gubernur Riau.

“Pokoknya dia (Zaini) ditipu. Dugaan penipuan,” kata William. 

“Iya seperti itu (dijanjikan Plt Gubernur Riau),” ungkapnya lagi seperti dikutip datariau.com dilaman tribunnews.

“Penerimaan uangnya di sini di DKI Jakarta. Jadi, ini keterangan klien kami kepada kami. Jadi, kita mewakili klien kita melapor,” imbuh William.

Laporan Zaini telah diterima polisi dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum. Prasetyo disangka Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Sumber : http://datariau.com/berita/Terkuak-Dibalik-Skenario-Busuk-Lengsernya-Annas-Ma–039-amun

قالب وردپرس


Share

Baca Juga