Takut Omzet Menurun, Ratusan Pedagang Masih Bertahan di TPS


PEKANBARU (CAKAPLAH) – Sampai hari ini, pedagang masih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Sukaramai Trade Centre (STC). Ada ratusan pedagang yang masih bertahan.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjadwalkan eksekusi TPS di kawasan itu pada Jumat (28/2/2020) besok. Pemko Pekanbaru bakal merobohkan bangunan semi permanen yang telah dikosongkan pedagang.

Pantauan CAKAPLAH.COM, posisi TPS yang masih aktif berjualan ada di sisi kanan gerbang pusat perbelanjaan yang pernah terbakar pada tahun 2015 itu. Di lorong-lorong kios masih ramai oleh pedagang.

Pintu masuk parkir eks Plaza Sukaramai itu juga masih dipenuhi pedagang. Beberapa pembeli masih ada di lokasi. Namun tidak banyak. Pedagang mengakui, sejak rencana relokasi perekonomian pedagang sedikit lesu.

Sedangkan TPS yang berada di sisi kiri pintu masuk STC atau Jalan Hos Cokroaminoto sebagian sudah kosong. Bahkan ada yang sudah membongkar sendiri.

Pedagang menilai pemindahan pedagang bekas korban kebakaran belum tepat saat ini, karena pemindahan terlalu berdekatan dengan bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Kami minta waktu sampai malam takbir. Karena kalau kami pindah sekarang ke dalam STC, langganan nanti banyak yang tidak tahu, dan omzet kami bisa turun,” kata Pedagang Pakaian, Edi, Kamis (27/2/2020).

Pedagang beranggapan, jika pindah usai lebaran nanti, para pedagang dapat mengumpulkan uang untuk menyelesaikan administrasi untuk penempatan kios di dalam STC.

Sebab, mereka harus menyelesaikan administrasi sebesar 30 persen dari total harga kios yang ditawarkan kepada pedagang, supaya mereka dapat menempati kios di dalam STC.

“Kami akan tetap bertahan di sini. Karena di dalam itu belum layak. Selesaikan lah dulu pembangunan itu, kan di dalam belum 100 persen selesai,” jelasnya.

Pedagang meminta Pemko Pekanbaru dapat memberikan waktu hingga usai lebaran supaya mereka dapat bertahan di TPS. Menurutnya menjelang lebaran ini lah mereka dapat mencari uang dari dagangan mereka.

Mereka memastikan akan terus tetap bertahan pada TPS, walaupun dijadwalkan Jumat ini pembongkaran TPS kembali dilakukan oleh tim percepatan pembangunan.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru kembali membahas soal pembongkaran TPS. Usai rapat, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta area itu sudah bersih sebelum Bulan Ramadan.

“Kita merencanakan kawasan itu sebelum Ramadan semua sudah rapi. Semua pedagang kita harapkan sudah masuk ke dalam toko (STC). Belanja hari raya sudah di dalam semua,” tegas Walikota.

Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com


Sumber : https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/27/takut-omzet-menurun-ratusan-pedagang-masih-bertahan-di-tps/

Ekstrak Uncaria - Herbal Dari Ekstrak Daun Gambir Pilihan

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...