Seorang Pemain Bola yang Menolak Ambil Bagian Dalam Memberi Penghormatan Terakhir Untuk Diego Maradona Mendapat Ancaman Pembunuhan


RIAU24.COM –  Paul Dapena, yang bermain di klub wanita divisi tiga Spanyol, Viajes InterRias FF, menolak memberikan penghormatan kepada Diego Maradona, legenda sepak bola yang meninggal pada 25 November di usia 60 tahun.

Dapena memilih untuk tidak berdiri tetapi duduk sebagai protes dengan punggung menghadap ke belakang sebelum pertandingan dimulai ketika keheningan satu menit terjadi.

Baca Juga: Dikendalikan Satelit, Iran Akui Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya Canggih

“Segera setelah saya mengetahui bahwa akan ada tindakan dalam ingatannya, saya menolak untuk mengamati momen diam bagi pemerkosa, pedofil, dan pelaku kekerasan,” kata pria berusia 24 tahun itu sesuai laporan di en.as.com.

“Bukan hanya saya yang dilecehkan di media sosial tetapi juga rekan satu tim saya,” katanya menurut ESPN.

Baca Juga: Ada Dugaan Malpraktik, Polisi Usut Kematian Diego Maradona

“Kami juga menerima ancaman pembunuhan dan pesan seperti ‘Saya akan menemukan alamat rumah Anda dan pergi ke sana dan mematahkan kaki Anda,’” tambahnya.



Sumber : https://www.riau24.com/berita/baca/1606813417-seorang-pemain-bola-yang-menolak-ambil-bagian-dalam-memberi-penghormatan-terakhir-untuk-diego-maradona-mendapat-ancaman-pembunuhan
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...