Peserta Workshop e-Planning Bappeda Bengkalis Antusias Input Usulan


BENGKALIS – Memasuki hari ketiga atau hari terakhir pelaksanaan workshop usulan desa/kelurahan ke sistem e-Planning, para operator desa/kelurahan tampak serius melakukan input usulan kegiatan. Mereka tak segan untuk menyakan hal-hal yang belum begitu mereka pahami.Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Bappeda Bengkalis, M Firdaus mengatakan salah satu tujuan dari workshop adalah agar para operator desa bisa benar-benar memahami bagaimana cara melakukan input kegiatan ke sistem e-planning. “Memang input usulan desa/kelurahan ke sistem e-planning ini sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Namun, bisa jadi ada yang lupa, atau ada pergantian operator sehingga mereka perlu belajar lagi. Nah, melalui workshop inilah mereka berkesempatan untuk memperdalam lagi pengetahuan,” ujar Firdaus, Jumat (17/1/2020).Di samping itu, sambung Firdaus, aplikasi e-Planning pun selalui update menyesuaikan dengan kebutuhan terkni. Sehingga, walau operator sudah pernah bekerja dengan sistem e-Planning, mereka tetap harus belajar lagi. “Hanya saja, karena aplikasi e-Planning ini berbasis website, maka tidak sulit dipelajari. Terlebih dalam workshop ini ada administrator kabupaten yang siap membantu menjelaskan hal-hal yang belum difahami,” kata Firdaus.Dikatakan, melalui workshop, beberapa kendala saat input usulan di desa/kelurahan sedikit banyak bisa teratasi. “Seperti pernah saya sampaikan, kendala dalam saat input usulan kegiatan desa/kelurahan ke sistem e-Planning itu bermacam-macam, ada karena terkendala peralatan, jaringan internet yang kurang bagus, atau tingkat pemahaman operator. Tahun lalu, kita melakukan pendampingan ke desa-desa. Namun, kali ini mereka yang kita datangkan, kita buat dalam bentuk workshop sehingga selain persoalan sebelumnya bisa diatasi, kita juga mencoba menyamakan persepsi,” ujarnya.Dengan waktu yang terbatas untuk masing-masing desa/kelurahan, sambung Firdaus, memang tidak memungkinkan desa/kelurahan menginput semua usulan kegiatan ke sistem e-Planning. Karena itu, sejak awal sudah disampaikan agar usulan prioritas saja yang diinput. “Kalau ternyata tidak selesai juga, maka mereka bisa menyelesaikan di desa masing-masing,” ujar Firdaus lagi seraya mengatakan, target paling lambat minggu ini seluruh desa/kelurahan sudah menyelesaikan input usulan prioritas ke sistem e-Planning.“Kita sudah membuat jadwal setiap tahapan. Begitu jadwal input usulan ke sistem e-Planning selesai, maka aplikasi langsung kita kunci sehingga desa/kelurahan tidak bisa lagi merubahan usulan yang sudah dimasukkan. Karena usulan ini nantinya akan dilanjutkan pembahasannya ke musrenbang tingkat kecamatan,” papar Firdaus lagi.***

Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/peserta-workshop-eplanning-bappeda-bengkalis-antusias-input-usulan.html

Ekstrak Uncaria - Herbal Dari Ekstrak Daun Gambir Pilihan

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...