Pemasok Buah Keluhkan Jatah Preman di PMKS PT MUP Segati, Langgam


PELALAWAN (CAKAPLAH) – Sejumlah Pemasok Buah (PB) yang hendak menjual Tandan Buah Segar (TBS) di Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Mitra Unggul Perkasa yang beroperasi di Desa Segati Kecamatan Langgam, mengeluhkan adanya “jatah preman” alias pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum security. 

 

Pungli ini, dilaporkan sudah berlangsung lebih dua tahun terakhir. Awal mulanya, jatah preman (Japrem) itu hanya bersifat pertemanan dan ala kadar atau seikhlas diberikan kepada oknum security. Seiring berjalannya waktu seakan-akan Japrem tersebut justru semakin menjadi-jadi.

 

Celakanya, lagi jika pemasok buah bermodal besar dan memberikan Japrem kepada oknum petugas security dengan nominal menggembirakan mendapatkan perlakuan istimewa. 

 

“Jika pemasok buah yang modalnya, kuat dikasih Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu kepada oknum security untuk satu mobil, mereka ini mendapatkan perlakuan istimewa. Artinya, meskipun baru datang di pabrik justru mereka yang terlebih dulu masuk. Sementara kami yang hanya kasih ala kadarnya, diabaikan. Bahkan, mau antre terlantar sampai dua hari,” terang sejumlah Pemasok buah, meminta CAKAPLAH.com untuk tidak menulis namanya, Senin (17/5/2021).

 

Pemasok buah ini berterus terang, praktik pungli alias Japrem, sudah lebih dua tahun terakhir dilakukan oleh oknum security PMKS PT MUP. “Sekarang kami sudah tidak tahan lagi, jika sebelumnya masih di atas toleransi. Kini kami azab dibuatnya,” kata mereka seraya mengatakan praktik Japrem diduga tidak diketahui oleh manajemen PT MUP.

 

Mereka memperkirakan, aliran duit mengalir Pungli ini mengalir ke kantong oknum security itu sendiri. “Bayangkan berapa mobil masuk setiap hari, kali dua ratus untuk satu mobil. Kami pemodal kecil ini sudah tak tahan,” paparnya.

 

Dengan praktek ini mereka meminta kepada pihak manajemen PT MUP turun tangan melakukan evaluasi terhadap kelakuan oknum security justru merusak citra baik perusahaan. “Kami memohon kepada manajemen perusahaan agar menindak kejadian ini,” paparnya.

 

Di tempat terpisah, Humas PT MUP Kevin dan Masrurrazi ketika dikonfirmasi belum mendapatkan informasi terkait adanya Pungli yang dilakukan oknum security terhadap mobil pemilik PB di pabrik PMKS Segati. 

 

“Belum ada kita dapat informasi terkait hal ini, meskipun benar infonya, yang dilakukan oknum security, dapat kami sampaikan itu tanpa sepengetahuan manajemen. Terima kasih info ini, kami akan segera selidiki,” tandasnya.***

Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com


Sumber : https://www.cakaplah.com/berita/baca/69585/2021/05/17/pemasok-buah-keluhkan-jatah-preman-di-pmks-pt-mup-segati-langgam/
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...