Pelaksanaan MTQ di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Harapan Rosdaner


SELATPANJANG – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti dimulai dari Kecamatan Rangsang. Kecamatan yang berbatasan dengan Selat Malaka ini menggelar pembukaan MTQ di halaman Masjid Al Islah Desa Tanjungsamak, pada Selasa (19/1/2021) malam.

Meski dilaksanakan sederhana mengikuti protokol kesehatan, namun tetap berlangsung meriah dan menarik. Desain astaka berbentuk miniatur masjid dengan lampu spiral yang melilit terlihat indah terlebih ditambah pencahayaan yang artistik.

Pembukaan MTQ ini dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, H Rosdaner S.Pd dan anggota DPRD H Hatta. Turut mendampingi Plt Kabag Kesra, Rudi Hasan dan perwakilan dari Kemenag, Satpol PP, serta staf Humas dan Protokoler. Acara pembukaan ini juga dihadiri seluruh Upika Kecamatan Rangsang.

Camat Rangsang, Tengku Arifin mengungkapkan MTQ merupakan salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Selain sebagai salah satu bentuk syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturrahmi para kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Rangsang.

“Antusias masyarakat mengikuti MTQ ini sangat besar. Namun beberapa even tidak dapat dilaksanakan untuk memeriahkan MTQ ini akibat pandemi Covid-19 seperti pawai taaruf dan bazar,” ungkapnya.

Dia pun berharap, MTQ tersebut dapat melahirkan qari dan qariah terbaik kecamatan Rangsang yang akan mewakili ke MTQ kabupaten bahkan ke MTQ Provinsi. Dia juga merujuk beberapa qari dan qariah Kecamatan Rangsang yang meraih hasil membanggakan di MTQ provinsi.

Sementara itu Asisten III Rosdaner yang mewakili bupati mengungkapkan harapan agar Rangsang dapat tampil maksimal di MTQ kabupaten nanti. Selama ini, kata dia, Rangsang menjadi salah satu gudang qari dan qariah andalan di Meranti.

“Tahun lalu kita tidak dapat melaksanakan MTQ akibat dampak pandemi. Namun tahun ini kita bertekat untuk tetap melaksanakan MTQ agar anak-anak kita memiliki wadah untuk unjuk kemampuan selain juga sebagai syiar agama,” ungkap dia.

Menurutnya, MTQ lebih dari sekedar lomba seni baca al Quran. Tetapi hendaklah dimaknai sebagai peningkatan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al Quran dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita berharap dengan berkah Al Quran, Allah mencucuri rahmatnya untuk mengangkat wabah Covid-19 ini dari daerah kita dan dari muka bumi ini,” harapnya.

Tak lupa juga dia mengingatkan panitia agar benar-benar memperhatikan protokol kesehatan sepanjang MTQ berlangsung. Rosdaner juga mengucapkan apresiasi atas upaya Pemcam dan masyarakat Rangsang yang mampu menyelenggarakan MTQ tersebut meski di tengah keterbatasan saat ini.

Setelah pembukaan dilakukan oleh Asisten III, lampu-lampu langsung dinyalakan sehingga astaka tampak indah. Selanjutnya dilakukan pemukulan gong tanda MTQ tersebut dimulai secara resmi. Sebelum itu, dilakukan pelantikan Dewan Hakim MTQ oleh Camat Rangsang.(rls)


Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/pelaksanaan-mtq-di-tengah-pandemi-covid19-ini-harapan-rosdaner.html
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...