OTT KPK Jaring Kepala Daerah yang Kumpulkan Dana Kampanye? – Riaupos.co

Share

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak tiga kali dengan tersangka merupakan kepala daerah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga bulan kedua 2018 ini.

Terkait itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badarudin mengatakan, banyaknya kepala daerah yang tertangkap tangan KPK dimungkinkan untuk mengumpulkan dana kampanye pada Pilkada 2018.

“Benar, bisa jadi arahnya ke sana (mengumpulkan dana kampanye),” ujarnya di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Agus menilai, OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap sejumlah kepala daerah karena sudah mempunyai bukti kuat adanya aliran uang panas terhadap tersangka. Karena itu, dia menyatakan bahwa PPATK dalam hal ini turut membantu menelusuri adanya dugaan aliran uang panas terhadap sejumlah kepala daerah.

“Ya kalau dilihat, sudah ada dua alat bukti (untuk melakukan OTT),” terangnya.

KPK sebelumnya menangkap Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Abdul Latif pada 4 Januari 2018 lalu. Dia diduga menerima suap proyek pembangunan RSUD Damanhuri, Barabai tahun anggaran 2017.

Sebulan kemudian (4/2/2018), KPK menangkap Bupati Jombang, Jawa Timur Nyono Suharli Wihandoko yang diduga menerima suap diduga menerima suap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Silestyanti sebesar Rp275 juta.

Adapun pada 11 Februari lalu, Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, Marianus Sae menerima suap atas sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

Sumber : http://www.riaupos.co/173040-berita-ott-kpk-jaring-kepala-daerah-yang-kumpulkan-dana-kampanye.html

قالب وردپرس


Share

Baca Juga