Mulai Bulan Depan, Akun BPJS Bisa Dibekukan Jika Tak Lakukan Hal Ini


RIAU24.COM – Bulan depan, pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan melakukan cleansing data untuk peserta yang bermasalah.

Dilansir Detik.com yang mengutip dari CNBC Indonesia, langkah pertama adalah memeriksa status NIK mulai dari media komunikasi hingga kanal layanan tanpa tatap muka di BPJS Kesehatan.

Berdasarkan keterangan resmi BPJS Kesehatan, langkah tersebut untuk meningkatkan keakurasian data sehingga bisa memberikan pelayanan jaminan kesehatan yang maksimal.

Baca Juga: Via Vallen Kepikiran Jerawat Enggak Hilang-hilang, Netizen: Punya Orang yang Spesial

Jika sudah diperiksa dan status NIK berubah dari aktif menjadi non aktif dengan keterangan ‘registrasi ulang kelengkapan administrasi untuk pemutakhiran data, lengkapi data KK/KTP’ langkah selanjutnya adalah pendaftaran ulang.

“Dalam proses registrasi ulang ini, peserta menyampaikan pembaharuan NIK Dukcapil melalui pelayanan tatap muka dan tanpa tatap muka,” demikian tulis keterangan resmi BPJS Kesehatan.

Penonaktifan sementara itu tidak akan mengurangi hak peserta untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Billy Saputra Belikan Parfume dan Makeup, Amanda Manopo: Maacih Hubs

Untuk diketahui, keputusan pembekuan sementara ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun buku 2018 dan hasil Rakornas Eselon I Kementerian/Lembaga.

Peserta yang tidak dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada segmen peserta non penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI JK) akan dibekukan pada 1 November 2020 mendatang.

Adapun segmen Non PBI Jaminan Kesehatan yang dimaksud terdiri dari segmen peserta dan anggota keluarga pekerja penerima upah penyelenggara negara seperti ASN, TNI Polri, serta pensiunannya.



Sumber : https://www.riau24.com/berita/baca/1604038169-mulai-bulan-depan-akun-bpjs-bisa-dibekukan-jika-tak-lakukan-hal-ini
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...