займ на карту онлайн

Mendag Lutfi Sebut Ada Predator Harga di E-Commerce Indonesia, Banting Harga dan Bakar Duit, Pihak Ini yang Paling Merasakan Dampaknya


“Nah untuk itu bagaimana pembicaraan kita dalam WTO untuk perdagangan melalui elektronik kita kan menjadi pemain aktif di sana, kita sudah commited,” lontarnya secara virtual, Kamis 25 Februari 2021.

Lutfi mengakui, saat ini perdagangan di e-Commerce Indonesia banyak kejanggalan, khususnya terkait adanya tindakan-tindakan predatory pricing atau perang harga serendah-rendahnya hingga praktik dumping.

“Sepertinya pasar ini menjadi liar terjadi yang namanya predatory pricing jadi hajar-hajaran harga mereka untung di mana buang di mana bakar duit. Itu melanggar asas-asas perdagangan yang adil dan bermanfaat,” tambahnya, dilansir dari detik. 

Lebih lanjut, Lutfi menyorot marketplace dalam perdagangan digital. Menurutnya, di dalam pasar dua negara terlihat jelas pihak yang bertransaksi karena diketahui keterangan negara asal. Sementara, di marketplace tidak diketahui orangnya. 

“Di dalam marketplace terutama digital ini saya tidak melihat nih orangnya, tapi karena orangnya tidak melihat sepertinya pasar ini menjadi liar,” ujarnya lagi. 

Mendag menjamin, aturan ke depan terkait e-Commerce ini akan menjadi sarana pencipta perdagangan yang adil, baik dan bermanfaat baik bagi para perdagangan maupun para konsumen nya.

Dengan model perdagangan di e-Commerce yang sehat, Lutfi menginginkan agar produk-produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa menguasai pasar di dalam negeri sebelum bisa mengekspor nantinya.

Baca Juga: Kembali Manjakan Pelanggan, Smartfren Rejeki WOW, Begitu Mudah Dapat Rejekinya!

Untuk diketahui, pola perdagangan e-Commerce menjadi perhatian masyarakat beberapa waktu lalu. Hal ini muncul setelah ada isu mengenai sosok Mr Hu. Nama ini yang disebut-sebut selalu muncul sebagai pengirim barang-barang eceran murah dari China melalui Shopee.

Nama itu membuat isu cross border transaction atau transaksi lintas perbatasan kembali ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Isu ini dianggap bisa mematikan usaha produksi barang eceran dalam negeri. 

Terkait isu ini, penggiat UMKM, dr Tirta hingga Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki sampai menganggap isu yang merebak di media sosial ini sebagai isu yang serius dan perlu diselesaikan. ***



Sumber : https://www.riau24.com/berita/baca/1614278305-mendag-lutfi-sebut-ada-predator-harga-di-e-commerce-indonesia-banting-harga-dan-bakar-duit-pihak-ini-yang-paling-merasakan-dampaknya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...