Kata Legislator NasDem soal Cakapolri Tunggal, Listyo Sigit


JAKARTA – Anggota Komisi III fraksi partai NasDem DPR RI, Eva Yuliana menyatakan, dirinya optimis bahwa Komjen Listyo Sigit mampu memimpin Kepolisian Republik Indonesia.

“Saya percaya sepenuhnya bahwa jika diputuskan oleh DPR, Komjen Listyo Sigit mampu memimpin Kepolisian RI ke depan terus lebih baik. Sebagai mitra kerja Komisi III DPR, kami menaruh harapan besar kepada jajaran kepolisian untuk terus sinergi membangun bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Insyaallah, jabatan baru Komjen Listyo Sigit sebagai kapolri betul-betul amanah dan menjadi berkah untuk kita semua,” kata Eva dalam publikasi fraksi yang dikutip GoNews.co, Minggu (17/1/2021).

Terkait sosok Listyo, wakil ketua Komisi III DPR RI yang juga dari fraksi partai NasDem, Ahmad Sahroni, menyatakan bahwa Listyo yang dikenal sebagai mantan ajudan presiden Jokowi itu tercatat memiliki rekaman transaksi keuangan yang wajar.

“Sejauh ini masih dalam tahapan wajar dengan laporan di LHKPN. Ketua PPATK yang menyampaikan langsung terkait dengan apa yang didapatkan dari hasil audit dan analisis keuangan,” kata Sahroni usai rapat dengar pendapat (rdp) Komisi III DPR dengan PPATK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2021) lalu.

Seperti diketahui, presiden Jokowi telah memilih Komjen Listyo Sigit sebagai calon tunggal kapolri pengganti Idham Aziz. Surat presiden (surpres) terkait hal ini, telah diterima pimpinan DPR RI pada Rabu (13/1/2020).

Ketua DPR RI Puan Maharani (fraksi PDIP) yang didampingi beberapa wakil ketua DPR RI termasuk Rachmad Gobel (fraksi NasDem) dalam jumpa pers Rabu itu menyampaikan bahwa terhitung 20 hari ke depan sejak surpres diterima DPR RI, parlemen akan memproses nama Listyo hingga bisa disepakati bersama siapa kapolri mendatang.

Kilas Karir Listyo Sigit

Sigit tercatat pernah menjabat direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara, dan berhasil mengungkap pembunuhan dua perempuan yang melibatkan anggota berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Sigit menerima kenaikan pangkat menjadi Komisaris Besar (Kombes) saat menjabat kepala Polres Surakarta, April 2011, saat walikota Surakarta dijabat Joko Widodo.

Pada 2014, tahun pertama Jokowi menjabat presiden RI, Sigit diboyong ke Istana dan dua tahun menjadi ajudan presiden.

Kenaikan pangkatnya menjadi jenderal bintang tiga atau komisaris jenderal (komjen) berlangsung pada Desember 2019 saat Ia tengah menjabat Kabreskrim Polri.***


Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/kata-legislator-nasdem-soal-cakapolri-tunggal-listyo-sigit.html
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...