Kapan Boleh Pakai Dana Darurat?



Suara.com – Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menyimpan uang, mulai dari menabung di bank, investasi melalui saham, obligasi, atau tabungan emas, hingga dana darurat.

Investasi umumnya disimpan dalam jangka waktu panjang. Sementara yang kerap kali tertukar penggunaannya antara tabungan dan dana darurat.

Konsultan keuangan Prita Ghozie menyampaikan, uang tunai di rekening tabungan sebenarnya tidak bisa disebut sebagai dana darurat. Karena ada kemungkinan uang itu memang akan digunakan untuk kebutuhan hidup atau membeli sesuatu.

Ia menjelaskan bahwa tabungan memang uang yang sengaja dikumpulkan untuk dipakai dengan tujuan pasti. Misalnya liburan, biaya menikah, atau mengganti ponsel.

“Sedangkan dana darurat itu big mistery. Karena ini uang kita kumpulin, terpakainya kapan kita nggak tahu. Persis kaya mobil bawa ban serep,” ucap Prita dikutip dari kanal YouTube Raditya Dika, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Seperti Apa Cara yang Benar Mengelola Dana Darurat Selama di Rumah Aja?

Menurut Prita, dana darurat hanya bisa digunakan dalam kondisi buruk dan bukan untuk tujuan mencapai bahagia.

“Kalau pakai dana darurat berarti lagi sedih, lagi darurat,” katanya.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu mengatakan, ada 6 kejadian darurat yang memperbolehkan kita menggunakan dana darurat, antara lain:

Baca Juga: Tak Punya Dana Darurat, Ini 3 Trik Atur Keuangan Saat Pandemi Covid-19

1. Kehilangan pekerjaan

Jika terkena PHK atau penghasilan berkurang drastis, maka untuk memenuhi kebutuhan hidup boleh menggunakan dana darurat. Tapi Prita mengingatkan, pemakaian betul-betul hanya untuk mengganti biaya hidup utama.

“Yang penting bisa makan, Kalau kita belum bisa beli steak, ya jangan beli dulu. Karena kondisi lagi prihatin,” ucapnya.

2. Terkena musibah atau sakit

Ketika kita sakit dan tidak punya asuransi atau BPJS tidak bisa digunakan di tempat berobat, dana darurat bisa jadi penyelamat.

3. Jika alat transportasi yang digunakan sehari-hari tiba-tiba rusak

Tentu dana darurat bukan untuk membeli mobil atau motor baru, tetapi bisa digunakan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak ketika kita tidak punya asuransi kendaraan.

4. Jika perabot utama di rumah rusak

Misalnya AC di kamar anak rusak. Untuk mengganti atau memperbaikinya boleh pakai dana darurat. Tetapi penggunaan dana darurat tidak disarankan jika sekadar upgrade barang elektronik yang masih berfungsi. Untuk yang satu ini, sebaiknya menggunakan uang tabungan.

5. Kalau terjadi kerusuhan domestik

Seperti tiba-tiba harus pakai jasa bersih-bersih rumah karena kebanjiran.

6. Jika terjadi bencana alam

Misalnya kebanjiran, terdampak longsor, atau lainnya.


Sumber : https://www.suara.com/lifestyle/2020/06/30/142532/kapan-boleh-pakai-dana-darurat
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...