Diduga peras warga, 3 anggota Ditresnarkoba Polda Riau ditangkap

Share


‎Beritariau.com, Pekanbaru – Diduga memeras terduga pemakai narkoba, sebanyak 3 (tiga) orang personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan seorang warga sipil akhirnya ditangkap Polres Rokan Hulu (Rohul).

Ketiganya aparat hukum itu, diduga memeras seorang warga Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Rohul berinisial AH (41).

Informasi diperoleh Beritariau.com, kejadian berawal melalui serangkaian aksi penangkapan yang mencekam.

AH awalnya ditangkap oleh ketiga personel itu pada 13 Februari 2018 silam sekitar pukul 23.00 wib. Saat itu, mereka membobol masuk rumah AH. AH dipukul dan kakinya ditembak. Kejadian itu dilihat oleh sejumlah saksi.

Anehnya, meski melarikan AH ke sebuah Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan, AH tak mendapat proses hukum.

Disinilah, diduga kuat terjadi pemerasan. Ketiga anggota itu memintai uang kepada AH. Jumlahnya pun cukup fantastis, sebesar Rp250 juta. Namun, AH dan keluarganya hanya menyanggupi sebesar Rp200 juta.

Setelah menerima uang itu, ketiga oknum Polisi itu pun melepaskan AH tanpa melakukan proses hukum.

Tak terima atas kejadian itu, pada 7 Maret 2018 lalu, AH melaporkan peristiwa yang dialaminya ini ke Polsek Tambusai. Ia melaporkan peristiwa perampokan atau pemerasan yang dialami.

"Dari laporan korban ini, Polres Rohul langsung menyelidiki dan akhirnya menahan para pelaku. Ya, tiga pelaku oknum anggota Ditnarkoba," ungkap Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Polisi Guntur Aryo Tejo, Sabtu (10/03/18).

Ia mengaku, pihaknya sejauh ini masih mendalami kasus ini. "Sementara dugaan pemerasan. Ada barang bukti uang ditemukan bersama para pelaku," ungkapnya.

Selain ditangani Polres Rohul, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) juga diturunkan untuk menyelidiki pelanggaran internal kepolisian dalam kasus ini. [red]


Sumber : http://beritariau.com/berita-8464-diduga-peras-warga-3-anggota-ditresnarkoba-polda-riau-ditangkap.html


Share

Baca Juga