Alasan Jasmerah dan Anak Didik Antusias Belajar Sejarah, PGRI Tolak Wacana Penghapusan Sejarah dari Kurikulum Nasional


PEKANBARU – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Dr Muhammad Syafi’i menolak adanya rencana penghapusan mata pelajaran Sejarah dari kurikulum nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dikatakan Syafi’i, PGRI Pusat sendiri sudah menyampaikan penolakan keras keras terhadap penghapusan ini dan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PGRI, Prof Dr Unifah Rosyidi.

“Kita sesuai dengan pernyataan dari ketua umum, dimana secara garis besar mulai dari ranting sampai tingkat PB. Kita menolak itu dihapus dari kurikulum,” kata Syafi’i kepada GoRiau.com, Minggu (20/9/2020).

Menurut Syafi’i, pada dasarnya PGRI menerapkan Jasmerah (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah) sesuai dengan pidato Presiden Pertama RI, Soekarno. Karena memang, perjalanan bangsa ini tidak lepas dari jasa para pahlawan.

Para guru, menurut Syafi’i, adalah orang yang punya tanggungjawab dalam menjaga sejarah dan harus disampaikan secara turun temurun kepada generasi yang akan datang, sejauh ini anak-anak didik juga cukup antusias di mata pelajaran sejarah.

“Belajar sejarah ini sebenarnya sama dengan kita dulu belajar sejarah, memang antusias. Tapi sekarang kan zaman digital, mungkin kalau sekarang harus dikemas dengan pola audio visual supaya lebih menarik, menyenangkan dan cepat terserap,” tuturnya 

“Misalnya, sejarah tentang G30S/PKI dibuat semacam video, orang sekarang ini lebih suka menonton. Intinya, kita punya metode baru tanpa mengenyampingkan makna-makna dan pesan sejarah itu,” terangnya.

Hal ini tentunya menjadi alasan bahwa generasi selanjutnya harus paham tentang bagaimana perjuangan dalam postur sejarah Bangsa Indonesia, sehingga bisa menjadi pedoman bagi anak-anak Indonesia dalam bersikap.

PGRI sendiri, sambung Syafi’i, sangat dekat dengan leading sector di bidang sejarah. Mulai dari sejarawan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), budayawan, dan pihak-pihak lainnya.***


Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/alasan-jasmerah-dan-anak-didik-antusias-belajar-sejarah-pgri-tolak-wacana-penghapusan-sejarah-dari-kurikulum-nasional.html
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...