Akhirnya, Pria yang Diduga Hina Alquran di Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka Penistaan Agama


PEKANBARU – Akhirnya aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru, menetapkan pria berinisial QH (42) yang ditangkap karena menghina Alquran ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama.

Penetapan tersangka dilakukan oleh penyidik Polresta Pekanbaru, setelah melakukan gelar perkara dan menemukan unsur pidana yang dilakukan oleh pelaku melalui unggahan video TikTok milik pelaku yang viral dengan nama akun Qaimulhakky7.

“Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka terhadap pelaku yang berinisial QH alias EKI, yang diduga melakukan tindak pidana Penistaan Agama. Ia disangkakan dengan pasal 156a K.U.H.Pidana,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, kepada GoRiau.Com, Rabu (12/5/2021).

Kemudian dari keterangan pelaku, ia mengakui video tersebut dibuatnya sejak seminggu yang lalu didepan Alfa Mart Hotel Mona, Jalan HR. Subrantas Pekanbaru.

Diamankan Warga dan Polisi Setelah Video QH Viral di Media Sosial

Diduga hina ajaran Alquran melalui media sosial, seorang pria di Pekanbaru diamankan warga dan diserahkan ke kantor polisi.

Video yang diduga menghina Alquran dan ajaran Islam itu beredar di media sosial sejak seminggu lalu, yang kemudian membuat warga net heboh dan mengecam perkataan pria di akun Tikyok yang bernama @qaimulhakky7.

Dalam postingannya pria itu mengatakan, “Jadi didalam hidup ini kita harus pakai fakta, Alquran itu cuman cerita aja rupanya, katanya orang soleh itu akan mudah hidupnya, rupanya kayak gini. Tengok tu dukun, tak pakai berdoa, tak pakai apa pakai kereta tak ada yang tabrakan, kita orang mukmin berdoa kita tabrakan kita dibuatnya, Pan*** tu,” ujar pria dalam akun @qaimulhakky7 itu.

Selanjutnya ia meneruskan ocehannya, “Program kematian, program berumah tangga dengan Allah itu di Awalbros pertamakali adalah dukun, hebat dukun tu, aku aja 8 bulan ngen*** sampai sekarang ni tidak pernah, kacau tu apalah ni, tuhan dukun,” ketus pria itu.

Kemudian setelah video tersebut viral dan memancing emosi warga net, pria itu kembali membuat statmen yang menunjukkan alamat rumahnya.

“Hai, tempat tunggalku di Jalan Taman Karya, di Jalan Tri Naga, kemudian masuk dekat Musallah Jabal Rahma,” ujarnya seperti mengolok.

Setelah video itu viral, pada hari Senin (10/5/2021) siang, warga bersama dengan polisi mendatangi rumah pria yang diketahui berinisial QH (42) itu, lalu mengamankannya dan membawa ke Polsek Tampan.***


Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/akhirnya-pria-yang-diduga-hina-alquran-di-pekanbaru-ditetapkan-sebagai-tersangka-penistaan-agama.html
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...