UU Mengatakan Truk Yang Angkut Manusia Ditilang, Kasatlantas Siak: Teguran



RIAUONE.COM, SIAK- Banyak masyarakat menggunakan mobil pikap dan truk pengangkut barang untuk mengangkut manusia. Tradisi alih fungsi kendaraan ini banyak dilakukan di kota Perawang Kecamatan Tualang Siak untuk mengangkut buruh pabrik.

Hal ini sudah berlangsung lama di kota Industri itu. Namun, kuat dugaan adanya pembiaran yang cukup lama sehingga kemarin terjadi kecelakaan truk terguling di Jalan Lintas Perawang Sungai Mandau yang mengakibatkan 17 pekerja luka luka.

Kasat Lantas Polres Siak AKP. Brigita mengatakan bahwa adanya operasi penertiban truk pengangkut manusia di Tualang, Rabu (4/12/2019), hanya melakukan teguran kepada sopir truk.

“Bukan baru sekarang itu namanya kita memberi teguran, peringatan bahaya laka lantas. Karena bahaya laka lantas itu kapan aja bisa,” kata Brigita.

Kasatlantas melanjutkan, bahwa pihak kepolisian sudah sering memperingatkan bahayanya mengangkut manusia dengan mengunakan truk. Dengan adanya kecelakan pekerja kemarin AKP. Brigita beralasan lebih memperingatkan pengemudi truk.

Namun sepertinya ada yang berbeda dengan komentar Kasatlantas Polres Siak dengan peraturan perundangan Pasal 303 Undang Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan  yang menyebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan mobil barang untuk mengangkut orang, namun tidak sesuai dengan Pasal 137 ayat (4) bakal dipidana dengan kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Reporter : Masroni


Sumber: https://riauone.com/hukum/UU-Mengatakan-Truk-Yang-Angkut-Manusia-Ditilang–Kasatlantas-Siak–Teguran
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...