Tuntut Lahan Orang Tua Dari PT.Hutahean, Puluhan Pemuda Geruduk Kantor Bupati Rohul



ROKAN HULU – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Peduli Masyarakat Rohul (Gempar) dan Gerakan Pelajar Mahasiswa Tambusai Timur (GPMTT), Kamis (18/7/2019) siang, geruduk Kantor Bupati Rokan Hulu, Pasirpengaraian. Tepatnya para pemuda tersebut mengelar Aksi Damai terkait persoalan kerjasama lahan pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) seluas 2.380 Hektar, antara perusahaan PT.Hutahean dengan masyarakat Desa Tambusai Timur yang sudah terjadi kurang lebih 20 Tahun lalu. Tepatnya sebelum desa Tambusai Timur di mekarkan menjadi 3(tiga) Desa, yakni Desa Tambusai Timur, Desa Tingkok dan Desa Lubuk Soting. Dari pantauan Spiritriau.com dilapangan(18/7), puluhan warga dari tiga desa tampak dengan tegas menyatakan sikap bahwa perusahaan, PT.Hutahean tidak pernah merealisasikan janjinya terhadap kesepakatan pembagian hasil 65-35 persen dari pola KKPA kepada masyarakat 3 desa. Tentunya sebagai mana sesuai dengan perjanjian pola KKPA dengan Koperasi Setia Baru yang diketuai Porkot Hasibuan pada saat itu. Roganda Hasibuan, selaku kordinator aksi damai, yang saat itu di dampingi oleh Balyan Nasution, Sukrial Halomoan Nasution dan lainnya, yang juga merupakan koordinator aksi damai, juga dengan tegas menyampaikan 5 (lima) tuntutan masyarakat dari 3 desa. Salah satunya yakni meminta agar PT.Huataean dengan segera membayarkan hasil pola KKPA kepada masyarakat, sesuai dengan perjanjian yang sudah berjalan selama 15 Tahun lamanya. “Kami sangat berharap agar pihak PT.Hutahean dapat menyalurkan hasil dari bentuk kerja sama pola KKPA kepada masyarakat dari 3 desa. Selain itu, kami juga meminta kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, agar mempertimbangkan keseluruhan izin HGU PT.Hutahean, serta menolak rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup terkait perpanjang izin UKL, ULP yang diajukan PT Hutahaean nantinya, “tegas Roganda Hasibuan. Aksi Damai Pemuda tersebut tampak mendapat pengawalan ketat dari ratusan personil Kepolisian Resort Rohul. Dan setelah mendegarkan berbagai penjelasan dari tiga orang pejabat utusan Pemkab Rohul yang saat itu menemui para Pemuda yang melakukan aksi damai, yakni Kabag Tapem, Epan Dedi Sanjaya, Kepala Kesbangpol, Rohul Musri, dan Kasatpol PP Rohul, Andianto, warga pun membubarkan diri dengan aman dan tertib. (Fah)
Sumber : http://spiritriau.com/view/Peristiwa/136537/Tuntut-Lahan-Orang-Tua-Dari-PT-Hutahean–Puluhan-Pemuda-Geruduk-Kantor-Bupati-Rohul.html
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...