Kisah Instruktur Selam Hilang di Laut, Kulitnya Seperti Ditusuk Jarum


Suara.com – Seorang instruktur selam berumur 60 tahun asal Singapura belum lama ini dikabarkan hilang di laut lepas selama 4 hari lamanya.

Instruktur selam yang diketahui bernama John Low itu awalnya tengah naik kapal 500 meter dari Pulau Tioman Malaysia.

Namun, akibat cuaca buruk, kapal yang ditumpangi John Low tenggelam sementara dirinya hanya sempat memegang pelampung dan tas ranselnya.

Dikutip dari laman Nextshark, Low awalnya merasa tenang dan sama sekali tidak panik.

Sayangnya, setelah lima jam terombang-ambing di laut dan tidak melihat daratan, Low mulai cemas jika dirinya tidak akan selamat.

Benar saja, instruktur selam satu ini harus menghabiskan empat hari atau sekitar 80 jam tanpa air dan makanan.

Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)

Untuk menjaga naluri bertahan hidup serta kewarasannya, John Low mengaku jika dia sempat mengajak mengobrol pelampung dan jam tangannya.

Low bahkan memanggil dua benda itu dengan sebutan “Boy” dan “Brother”.

Tak sampai di sana, perjuangan Low rupanya makin berat akibat sengatan sinar matahari yang membut kulitnya terbakar.

“Jika kau membiarkan kepalamu di atas air, kau akan terbakar sinar matahari di wajah,” ujarnya. “Satu-satunya cara adalah memasukkan wajahmu ke dalam air.”

Tetapi, bukannya menghilangkan sensasi terbakar matahari, John Low menyebutkan jika hal tersebut malah membuat wajahnya seperti ditusuk seribu jarum.

Meski begitu, Low tak punya pilihan selain menahan rasa sakit itu karena kulitnya sudah terlanjur terbakar dan terkelupas.

Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)
Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)

Terakhir, Low juga menyebutkan bahwa dirinya sempat dikelilingi hiu dan ikan barakuda saat terombang-ambing di laut.

“Aku bisa merasakan ikan tersebut. Kau merasakan sirip, kau merasakan gigitan, kau merasakan sesuatu bergerak dan mengelus kakimu,” kisahnya. “Sensasi itu datang dan pergi.”

“Masalahnya adalah, ketika kau mulai memikirkannya, kau merasa takut kehilangan kaki atau lenganmu.”

Untunglah, setelah 4 hari, awak kapal kargo bernama Diogo Cao menemukannya dan membawanya pulang ke Singapura.

Akibat insiden ini, John Low juga dikabarkan mengalami infeksi paru-paru dan gagal ginjal serta masih dalam masa pemulihan.


Sumber : https://www.suara.com/lifestyle/2019/06/13/160500/kisah-instruktur-selam-hilang-di-laut-kulitnya-seperti-ditusuk-jarum
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...