Ini Alasan PTTEP Indonesia dan CECT Jadikan Kota Pekanbaru Adakan Seminar SDGs


RIAU24.COM – Kota Pekanbaru menjadi kota diselenggarakannya Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Seminar tersebut merupakan seminar ke-7 yang telah diadakan oleh PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti setelah pertama kali diadakan di Jakarta pada tahun 2018.

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan seminar ini merupakan tahun pertama kali dibuat di Pekanbaru. Dia bilang, Pekanbaru punya bagian tersendiri untuk SDGs ini.

“Tujuan ini menggaungkan program pemertintah ke masyarakat dan menjadi inisiator untuk sama-sama membantu pemerintah bergerak mengembangkan SDGs ini,” kata dia, Rabu, 19 Juni 2019.

Dia menambahkan, dengan antusiasme dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia, pihaknya memutuskan untuk melanjutkan acara ini di empat kota lainnya di tahun 2019.

BACA JUGA : Cuaca Berawan, Riau Berpotensi Diguyur Hujan Siang dan Sore Ini

“Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs,” kata dia lagi.

Sementara itu, gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menambahkan jika Riau merupakan Provinsi pertama yang telah menetapkan Rencana Aksi Daerah SDGs.

“SDGs menawarkan konsep pendekatan partisipatif, inklusif dan prinsip no one left behind. Kami memandang bahwa seminar hari ini memiliki peran strategis dalam upaya mendorong partisipasi aktif pihak swasta khususnya perusahaan migas di Indonesia,” kata Sekda.

Masih menurut Hijazi, diskusi-diskusi seperti ini dinilainya sangat penting yang bertujuan menjadi wadah sharing pendapat dan pengalaman antar pemangku kepentingan di semua sektor.

Acara tersebut, Ketua Sekretariat SDGs BAPPEDA Provinsi Riau Abdullah Maskur, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra Bagian Utara Avicenia Darwis, Technical Advisor United National Development Program (UNDP) Juliaty Ansye Sopacua, General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara, Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise Herdiansah dan Co-Founder CSRI Indonesia, Jalal hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut.

BACA JUGA : Harga Sawit di Riau Kembali Turun, ini Faktor Penyebabnya

Dari seminar tersebut, ada hal yang berbeda dari yang diadakan di kota-kota sebelumnya, yakni PTTEP dan CECT MM-Sustainability memberikan kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru untuk mengadakan bazaar selama seminar berlangsung. 

UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs ini adalah: HoT (House of Tempe), Starkids Islamic Flexischool, Daego Chips, Hanisuncake, dan Mische Aesthetic Clinic. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Pekanbaru serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya sekitar lokal. 

PTTEP Indonesia juga akan menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur lokal untuk seminar yang akan diadakan selanjutnya di Bali dan Jogjakarta dengan skala yang lebih besar. Bazaar ini diadakan sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal. 

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 yang sebelumnya diadakan di 6 kota yaitu: Jakarta, Makassar, Palembang, Medan dan Surabaya dan Balikpapan. 



Sumber : http://riau24.com/berita/baca/1560929746Ini-Alasan-PTTEP-Indonesia-dan-CECT-Jadikan-Kota-Pekanbaru-Adakan-Seminar-SDGs
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...