Harga Sawit tak Stabil, Pemerintah Diminta Carikan Solusi


BANGKINANG – Sejak awal hari Raya Idul Fitri 1440/H 2019/M, petani sawit menjerit, karena diketahui harga Tandan Buah Sawit (TBS) hanya Rp900 perkilo melalui toke. Melalui pabrik Rp1.185.Sebelumnya harga TBS ini seharga Rp1.200 di wilayah Kabupaten Kampar,  Riau. Menjeritnya petani sawit ini disampaikan warga, Arafik kepada GoRiau.com,  Rabu (12/6/2019). Ia mengaku heran  harga TBS seringnya tidak stabil. “Saya heran dengan harga TBS ini seringnya tidak stabil setiap tahunnya. Harganya lebih sering turun dari pada naiknya,” keluh Arafik. Ia juga menyebutkan harga sawit ini tidak cocok dengan kebutuhan bahan pokok sehari-harinya. Ia mencontohkan harga cabe saat ini mencapai 80 ribu rupiah perkilo. “Kalau dibandingkan dengan harga bahan pokok kita sehari-hari memang bedanya sangat jauh. Contohnya cabe saja harganya 80 ribu rupiah perkilonya,” ungkapnya.Ia berharap pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah  pusat mencarikan solusi agar harga TBS ini distabilkan. Karena menurutnya masyarakat Riau, khususnya  masyarakat Kabupaten Kampar dengan mayoritas petani sawit. ***

Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/harga-sawit-tak-stabil-pemerintah-diminta-carikan-solusi.html
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...