Bupati dan Wabup Sidak Pegawai, Tingkat Kehadiran Pegawai Hanya 94,2 Persen


RIAU24.COM –   TELUK KUANTAN – Hari pertama kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin (10/6/2019) kemarin, Bupati Kuansing Mursini dan Wakil Bupati H Halim, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor di lingkungan Pemkab Kuansing.

Sebelumnya, Bupati terlebih dahulu mengikuti apel Senin bersama di lapangan upacara komplek Pemda. Bupati langsung bertindak sebagai inspektur upacara. selepas upacara, Bupati menyerahkan Piagam kepada 19 OPD yang ikut berpartisipasi, dalam kegiatan mobil hias pada acara pawai takbir Idul Fitri silam.

“Piagam ini kami berikan atas dedikasi dan turut sertanya OPD, dalam kegiatan Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias pada acara pawai takbir yang lalu,” ujar bupati

BACA JUGA : Hadiri Halal Bihalal di Sako, Andi Putra: DPRD Asal Pangean Cukup Gigih Berjuang

Usai menyerahkan piagam penghargaan, selanjutnya bupati dan rombongan seperti Asisten III Agus Mandar, Sekretaris BPKP Hendri Siswanto, Kabag Humas dan Protokoler Ridwan Amir melakukan sidak, yang dmulai dari kantor Setretariat Daerah, Bappeda Litbang, BPKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Kuansing.

Selanjutnya Bupati melakukan peninjauan kehadiran pegawai di kecamatan, yang dimulai dari Kecamatan Kuantan Tengah, Gunung Toar dan kantor Camat Hulu Kuantan. Khusus di Kecamatan Gunung Toar dan Hulu Kuantan Bupati tidak hanya meninjau ke kantor camat saja, melainkan juga ke puskesmas di dua kecamatan tersebut.

BACA JUGA : Bupati Mursini Besuk Kepala DPMPTSP Linskar, Terbaring Lemah di Rumahnya

Sementara itu Wabup Kuansing H Halim bersama Sekda Dianto Mampanini bersama dan beberapa kepala OPD melakukan sidak ke wilayah Kecamatan bagian hilir seperti Sentajo Raya, hingga ke Cerenti. Selepas sidak, Bupati H. Mursini mendapat laporan dari BPKP, bahwa tingkat kehadiran pegawai mencapai 94,2 Persen.

“Tingkat kehadiran cukup baik, pegawai tanpa keterangan ada 2 %, sisanya izin dan disebabkan sakit dan rekab absensi kehadiran ini langsung dikirim ke Kemenpan RB di Jakarta hari ini juga,” ujar bupati menjelaskan.

Asisten III Agus Mandar menambahkan, terhadap pegawai yang tidak hadir saat hari pertama masuk kerja tanpa alasan yang jelas, akan mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Misalnya pemotongan TPP, dan sanksi kepegawaian yang mengatur lainnya,” pungkasnya.***


R24/zar

 



Sumber : http://riau24.com/berita/baca/1560236785Bupati-dan-Wabup-Sidak-Pegawai-Tingkat-Kehadiran-Pegawai-Hanya-942-Persen
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...