Antrian Panjang Mengular di Pelabuhan Kempang Semukut


SELATPANJANG – Arus penyeberangan di pelabuhan penyeberangan kempang Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti pada H+4 Idul Fitri terlihat sangat padat, antrian panjang mengular.Kepadatan yang didominasi sepeda motor ini terlihat hampir setiap tahun tidak dapat terelakkan. Dimana masyarakat Kecamatan Merbau dan Pulau Merbau hanya menggunakan jalur tersebut menuju ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, maupun sebaliknya.Untuk mengurai desakan dari panjangnya antrian, dinas perhubungan dan kepolisian menempatkan beberapa petugasnya untuk bersiaga di lokasi.Salah seorang pengendara Ary, mengungkapkan bahwa ia dan keluarga sudah antri sejak pagi. Namun hingga siang belum dapat melakukan penyeberanganKendati demikian ia tidak mengeluhkan. Amir memaklumi kondisi lebaran dimana ramai warga yang berpergian.”Biasalah kan, tiap tahun kami ginilah antri, orang ramai mau diapakan. Mudah-mudahan kami yang antri dari pagi sekejap lagi nyeberang,” ucapnya, Sabtu (8/6/2019).Beberapa tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah mencoba menawarkan solusi untuk jalur penyeberangan ini dengan membangun Jembatan Selat Rengit, namun karena beberapa hal, pembangunan dibatalkan.Kemudian kelanjutan pembangunan kembali direncanakan dilakukan pada tahun 2020.”Tahun depan pembangunan JSR akan kita lanjutkan kembali. Namun bukan menggunakan sistem tahun jamak, tapi memakai sistem Single Years. Dimana untuk sisi Desa Mekong dibangun menggunakan APBD kita dan sisi Desa Semukut dibangun propinsi,” kata Irwan.Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir mengatakan untuk melanjutkan pembangunan JSR kembali pemerintah daerah sedang melakukan penghitungan ulang karena setelah dilakukan Review Design terjadi peningkatan biaya.Proyek Jembatan Selat Rengit merupakan megaproyek yang sebelumnya menelan anggaran Rp447 miliar kini membengkak dan akan menelan biaya sebesar Rp670 miliar.”Kita sudah menghitung ulang. Nilainya terlalu mahal, kalau mengandalkan APBD kita itu tidak akan kuat, saya sedang mengusahakan agar pembangunan itu di Take over oleh dana APBN atau mungkin propinsi,” pungkasnya.***

Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/antrian-panjang-mengular-di-pelabuhan-kempang-semukut.html
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...