Aksi BOB Peduli, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat yang Terpapar Asap


PEKANBARU – Badan Operasi Bersama PT BSP-Pertamina Hulu membagikan ribuan masker kepada masyarakat yang terpapar kabut asap di wilayah operasi BOB dan sekitarnya.Aksi BOB Peduli ini dilaksanakan tanggal 12-13 September 2019. Masker tersebut disalurkan ke Kecamatan Sabah Auh, Kecamatan Sungai Apit, Kecamatan Pusako, Kecamatan Dayun dan Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.Bantuan diserahkan oleh tim BOB Peduli kepada Camat, Sekretaris Camat dan Kepala Desa masing-masing wilayah dan pihak terkait lainnya.“Melihat kondisi udara yang dinyatakan tidak sehat di sejumlah daerah akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau, Aksi BOB Peduli ikut andil untuk membantu masyarakat agar tidak terpapar kabut asap,” ujar External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu, Nazaruddin.Nazaruddin menghimbau kepada masyarakat Riau, khususnya yang berada di wilayah operasi BOB, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa beraktivitas di luar, hendaknya menggunakan masker.BOB PT BSP Pertamina Hulu berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan areal operasionalnya terjaga dari kebakaran. Pemadam kebakaran dari QHHSE BOB selalu melakukan patroli bersama security.“Memang ada beberapa titik di areal BOB di Kecamatan Dayun terbakar, namun petugas yang telah disiagakan untuk memantau Karhutla langsung memadamkan api. Bahkan jika lokasinya berada di luar areal BOB, tim QHHSE juga ikut membantu melakukan pemadaman,” ujar Nazaruddin.Nazaruddin menambahkan, pemadam kebakaran QHHSE BOB memang lebih memprioritaskan untuk menjaga areal operasi BOB dari kebakaran lahan. Namun tim QHHSE selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, baik BPBD Siak, Koramil ataupun petugas kepolisian. Jika diperlukan, mereka selalu siap membantu melakukan pemadaman di lahan masyakarat yang terbakar. (rls)

Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/aksi-bob-peduli-ribuan-masker-gratis-dibagikan-ke-masyarakat-yang-terpapar-asap.html
قالب وردپرس
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...